Minggu, 24 Januari 2016

Nasi Goreng Special Kambing Pak Beni

Assalamu'alaikum..

Setelah kami mencoba tempat makan yang lagi nge-hits di Jogja yaitu Djoeragan Susu, dan kami memang hanya untuk sekedar mencicipi, maka setelah dari situ kami langsung cuuuss ke daerah Gejayan yang terkenal dengan kulinernya, sudah beberapa kali kami lewat daerah itu saya dan pak suami terpana oleh satu warung berwarna kuning yang selalu macet kalau pas lewat depannya karena banyak kendaraan yang parkir di pinggir jalan, lewat yang pertama kami cuma lihat sekilas, lewat yang kedua kami sengaja mempelankan laju mobil dengan niat membaca tulisan di spanduk kuningnya, dan tulisannya adalah "Special Nasi goreng kambing pak Beni, dan keempat kalinya kami baru mampir kesini karena penasaran dan karena lapar juga tentunya.
Setelah memarkir mobil, kami langsung masuk melewati beberapa kursi yang penuh dengan pengunjung. Tempatnya tidak terlalu besar, ada juga ruangan di sebelahnya dan semua kursi penuh, kami aja harus bergabung dengan meja pengunjung lain. Setelah memesan satu porsi nasi goreng kambing dan satu porsi nasi goreng sapi serta minum teh panas manis, kami duduk manis menunggu pesanan datang sambil melihat proses memasaknya yang selalu disertai hilir mudik pengunjung yang datang untuk memesan. Disini juga tersedia nasi goreng ayam, nasi goreng ati rempela, harganya berkisar 15.000 - 25.000.
Cara masaknya di atas tungku arang yang ditiup dengan bantuan kipas angin kecil, ibunya yang bertugas mencatat pesanan pengunjung, dan memberi tahu ke pak Beni berapa porsi yang harus di masak selanjutnya, jadi masaknya sekaligus berapa porsi gitu.
Pesanan pak suami sudah datang duluan karena memang nasi goreng kambing banyak yang memesan, sekitar 15 menit kemudian pesanan saya pun datang.
Nasi goreng kambingnya menurut saya rasanya standar tapi emang cita rasa rempah2nya kuat banget, jadi rasanya gurih, daging kambingnya sih dapet rasanya dan juga empuk, kalo kata pak suami masih enakan nasgor bikinan bunda, hehhee... tapi kalau nasi goreng sapinya tidak terlalu mencolok rasanya, kalau mau pedas bisa di tambah dengan cabai rawit yang tersedia di masing2 meja.
Pak Beni yang masak sekaligus banyak

Kursinya full semua

Full sampe luar2


Parkir motor 2 shaf yang selalu bikin macet 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar