Senin, 18 April 2016

Family Gathering di Pantai Goa Cemara Bantul

Assalamu'alaikum...



Beberapa waktu lalu di sekolah mas Zayo di adakan Family gathering yang di selenggarakan di Pantai Goa Cemara Bantul, sebagai orang baru kami tentu tidak tau letaknya dimana, kami berusaha bertanya kesana kemari ke teman2 mas Zayo dan juga guru2 tentunya.
Setelah pede karena mendapatkan petunjuk dari guru2, pagi itu kami langsung menuju lokasi, kebetulan ada orang tua teman mas yang ikut di mobil kita karena bawa anak kecil, setelah kuran lebih 40 menit perjalanan kalau gak salah, sampai juga kita di lokasi, karena sudah mendapat izin untuk masuk dari panitia kami langsung aja masuk.
Karena ini acara Family Gathering, otomatis para murid semuanya di dampingi oleh orang tua masing2 bahkan ada yang nenek kakeknya ikut, termasuk kita mbah kung juga ikut.
Setelah berkumpul di pendopo acara di mulai dengan pembukaan dan permainan yang di pandu oleh Event Organizer yang sudah kerjasama dari pihak sekolah.
Kami semua di bagi menjadi beberapa regu, yang terdiri dari murid dan orang tua, ada beberapa permainan yang di adakan, permainan ini tentunya untuk melatih kekompakan antara anak dan orang tua, selain itu juga untuk mempererat silaturahmi antar para orang tua.
Setelah permainan selesai, acara di tutup dengan doa dan makan siang bersama, setelah itu acara bebas bisa bermain di pantai ataupun bisa untuk pulang, dan karena adek sudah rewel karena ngantuk dan cuaca yang panas kami memutuskan untuk pulang, untungnya pagi sebelum acara di mulai kami sempat main2 dulu di pantai. Lain kali kami bisa liburan ke pantai ini lagi karena tempatnya adem, rindang banyak pohon cemara, makanya dinamakan Pantai Goa Cemara.
Kalo motor parkirnya bisa sampe dalem
Adeem banyak pohon
Pendopo tempat berkumpul
Masih pagi ombaknya gak terlalu besar
Adek minta main air terus
Banyak tukang jajanan


Restoran Rempah Asia Yogyakarta

Assalamu'alaikum...



Waktu itu kami pernah ke Singapura, dan di sana kami pernah makan kare di rumah makan di dekat Mustofa, dan kami makan lagi nasi lemak di bandara Changi Singapura saat menunggu terbang, saat itu juga kami merasakan sensasi makanan yang pas dan cocok di lidah, begitu juga sama mas Zayo waktu itu, dia lahap banget makannya. Makanannya mirip dengan nasi padang, tapi ini lebih berlemak dan lebih berbumbu, jadi lebih gurih dan lebih enak pastinya.
Di Jakarta kami sama sekali tidak pernah makan kare atau nasi lemak apapun, sampai akhirnya kami pindah ke Jogja dan pas kami beberapa kali lewat daerah jalan Kaliurang kami membaca tulisan Restoran Rempah Asia makanan khas Malaysia, sudah membatin dalam hati kayaknya enak nih makan di sini, dan setiap kali lewat doang selalu aja ramai, eh ndelalah dapet rekomendasi dari sodara yang kuliah di Jogja katanya nasi goreng yang enak ya di Restoran Rempah Asia ini.
Akhirnya kami tidak ragu lagi, di suatu sore kami meluncur meniatkan diri untuk makan di restoran ini. Di Rempah Asia ini menyediakan makanan khas Malaysia yang endeeuuss banget, seperti nasi kare, roti canai, nasi briyani, nasi goreng, dan masih banyak lagi. 
Saat kami datang ada beberapa meja yang penuh, setelah kami duduk dan membaca daftar menu kami memutuskan untuk memesan nasi goreng (lupa nasi goreng apa) untuk mas Zayo, nasi kare ayam, canai kuah rendang dan tak lupa teh tarik juga.
Setelah menunggu beberapa saat akhirnya makanan kami datang juga satu persatu, nasi kare ayam terlebih dahulu yang datang langsung di serbu oleh kami berempat yang kebetulan lapar saat itu, gak di sangka kedua anak saya suka sama nasi kare ayamnya, nasinya gurih bumbu karenya pun gurih dan enyak banget, lalu nasi goreng pesanan mas Zayo datang langsung lahap di makan juga gak bersisa, canai kuah rendang enak bingit juga, bumbu rendangnya gurih dan agak sedikit asin tapi kalau di campur sama canainya jadi pas rasanya.
Alhamdulillah untuk makanannya kami puas, dan yang penting sih anak2 suka dan doyan, mas Zayo pun langsung request kapan2 mau lagi makan disitu katanya. Untuk harga makanannya berkisar dari harga 15-50ribu, tapi sepadan kok antara rasa dan harganya.

Ini sebagian daftar menunya
Beberapa meja yang kosong
Tempat pesan makanan dan kasir
Dekorasi ruangannya lucu
Nasi Kare ayam yang endeeus, nasi gorengnya lupa di foto karena langsung di lahap
Hot and ice teh tarik
Roti canai kuah rendang yang enak bingit

Ruang Sahabat Ibu dan Anak Pasar Beringharjo

Assalamu'alaikum...

Apa kabar sahabt blogger semua, udah sebulan aja nih saya gak nge-blog, udah banyak sarang laba2nya nih kayaknya.. hehhee.. maklum emak2, kemarin2 anak2 lagi kurang sehat gantian aja antara mas sama adek, jadi waktu untuk leyeh2 cuma sedikit dan kalo ada waktu bener2 di manfaatin untuk ikutan istirahat juga biar gak ikutan nge-drop sayanya.

Jadi waktu itu, sehabis jemput sekolah mas Zayo saya langsung ke Pasar Beringharjo karena ada sodara dari Jakarta yang nitip beliin kain untuk pernikahan (sodara saya ini punya sanggar rias pengantin), karena belinya banyak 6 lusin jadi harus di paketin dari tokonya. Setelah urusan perbelanjaan dan memastikan kain yang di pesan benar lalu sekalian pembayaran dan memastikan langsung di packing untuk di kirim hari itu juga kami langsung mencari masjid untuk sholat zuhur. Kebetulan tidak jauh dari tokonya itu (tepatnya di seberang jalan) ada sebuah masjid besar, lalu saya langsung buru2 menyebrang menuju masjid karena jam sudah menunjukkan hampir jam 14.00, eh pas menuju ke tempat wudhu kami di beritahu oleh bapak2 yang duduk di kursi bahwa ada tempat bermain anak, jadi orang tua bisa sholat dengan khusyu dan anak2 bisa bebas bermain, ruangannya tidak terlalu besar tapi lengkap dan komplit dengan beraneka macam permainan, ada wastafel untuk cuci tangan juga, ada juga tempat untuk mengganti popok bayi, di sediakan juga dispenser yang berisi air mineral beserta gelas yang bersih, tempatnya nyaman layaknya di rumah, tempat ini di sponsori oleh Sari Husada dan bekerja sama dengan pemerintah Jogja, ayiknya lagi bermain disini gratis alias tidak di pungut biaya sepeser pun, hanya di suruh menulis biodata saja di buku tamu, kebetulan saat itu ada anak yang sendirian main mungkin orang tuanya sedang belanja di pasar, soalnya kalau lagi sholat kok lama banget ya, padahal saya disitu hampir 30 menit, tetap harus waspada ya teman2, jangan sembarangan dan percaya begitu saja meninggalkan anak2 kita untuk bebas bermain di manapun tempatnya, baiknya sih harus ada yang mengawasi. Kalau saya kemarin sama suami jadi gantian sholatnya dan gantian juga jagain anak2, kebetulan juga anak2 saya bukan tipe yang mau di tinggal begitu saja oleh orang tuanya. Tapi so far, tempat ini menjadi tempat yang saya rekomendasikan untuk tempat bermain anak2, bisa juga untuk tempat melepas lelah karena sudah seharian ikut kita belanja di Pasar Beringharjo. 
Mas gak mau pulang, masih mau mainan
Favoritnya adek, kuda-kudaan
Mas sama temennya lagi asyik main lego

Bersih lho tempatnya

Jumat, 11 Maret 2016

Another video Kiddos

   

Festival Imlek di Kampoeng Ketandan Yogyakarta



Assalamu'alaikum....

Beberapa minggu lalu di Indonesia merayakan tahun baru Cina atau biasa di sebut imlek, di Yogyakarta dekat Malioboro ada yang namanya Kampoeng Ketandan, yang di depan gangnya ada gapura besar khas China lengkap dengan naga dan dominasi warna merah.
Jauh hari sebelum imlek di twitter jogja update sudah di iklankan kegiata-kegiatan menyambut imlek di Kampoeng Ketandan ini. Tapi saya lupa simpan jadwal ini, sampai pada akhirnya pas kami iseng keluar rumah malam2, kami mendapati Kampoeng Ketandan ini ramai sekali oleh orang2 dan banyak yang jualan. Akhirnya kami memutuskan untuk memarkir kendaraan dan mampir kesitu.
Setelah melewati gapura, kami langsung di sambut dengan backsound lagu2 China, sekeliling di hiasi dengan lampion berwarna merah.
Yang kami lihat mayoritas warga Tionghoa, kebetulan saat itu sedang ada lomba menyanyi berbahasa Tionghoa juga, dan di panggung utama ada tarian daerah dan pertunjukan kesenian lainnya.
Untuk yang jualan makanan banyak sekali, ada mie Bangka, berbagai macam minuman dan es krim, sosis bakar, burger, makanan berbahan utama babi, makanan khas imlek kue keranjang dan juga booth ramal tarot, dan masih buanyaaakkk jenis makanan lainnya.
Dan acara puncaknya ada pertunjukan barongsai beberapa hari berikutnya, barongsai raksasa longmarch dari jalan Malioboro sampai alun-alun utara dekat keraton.
Ramai banget
Penuh makanan

Lomba nyanyi bahasa Tionghoa
Barongsai
Uang zaman dulu
Banyak makanan berbahan dasar piggy
Ayo siapa yang mau di ramal
Pernak pernik khas Tionghoa
Kue Keranjang
Lambang Shio monyet

Bapak ini lukisannya baguus banget

Panggung utama lagi ada tarian





Kamis, 03 Maret 2016

Hotel Neo Candi Semarang



Assalamu'alaikum..

Setelah pengalaman kami menginap di Hotel Neo plus Awana Yogyakarta waktu itu, kami pengen juga menginap di hotel Neo di daerah lain, dan mendadak ke Semarang weekend lalu kami mencari penginapan yang murah dan tidak terlalu jauh dari rumah teman kami maupun dari pusat kota, akhirnya kami pilih hotel Neo Candi Semarang, walaupun buru2 memutuskan untuk menginap disini sampai kami tidak melihat kalau hotel ini tidak di lengkapi kolam renang, dan kami baru tahu pas sudah sampai di hotel, sempet kecewa terutama anak2 karena yang mereka tahu kalau nginep di hotel itu pasti agendanya berenang, dan parahnya kami sudah woro2 mengajak Lupi sekeluarga untuk berenang di hotel, eaalaaahhh malah gak gak ada kolam renangnya.
Tapi ya sudahlah sudah terlanjur di pesan jadi di nikmati saja, untung anak2 gak terlalu cranky juga, dan kita ganti kegiatan jalan2 lainnya. Kami sudah tahu kalau Hotelnya dekat dengan supermarket Superindo dan parkirnya pun jadi satu, minus banget ini parkirannya, karena parkirnya di luar tidak ada penutupnya.  
Kami membeli voucher hotel ini via travelio disini kita bisa menawar harga hotel yang di tawarkan, waktu itu kami dapat harga 200an ribu.


Setelah masuk ke Lobby seperti hotel Neo di Jogja receptionist perempuan memakai wig warna putih, lobbynya tidak terlalu besar, pintu masuk berhadapan dengan lift hotel, setelah menyerahkan KTP dan tanda tangan kami di beri kunci kamar dan password wifi, walaupun wifinya gak terlalu kenceng. Hari itu hotel agak ramai, mungkin weekend yajadi banyak keluarga yang menginap disini bahkan keesokan harinya di hotel ada acara dari travel jadi makin ramai hilir mudik orang.
Receptionist
Lift
Lorong kamar
Kami pilih standar room kingsize bed, ukuran kamarnya standar, tapi tidak ada lemari, dan brankasnya di kamar kami saat itu tidak berfungsi, kamar di lengkapi ada pemanas air, teh, kopi, susu dan krimer serta 2 botol air mineral free. Kamarnya bersih, anak2 seneng betah tidur di sini katanya. Kamar mandinya berdinding kaca jadi keliatan kalau dari kasur, tapi ada tirainya kok, heee... Insya Allah ya kiddos kalau ayah bunda ada rejeki lagi kita nginep di hotel lagi. aamiin...

King size bed
Wastafel dan WC

Lekker Paimo dan Masjid Agung Semarang

Assalamu’alaikum…


Ke Semarang ini berbekal dari blognya mba Muna Sungkar, terutama tentang Lekker Paimo ini, baca review dari website lain juga, katanya Lekker ini kalau mau makan antriiii banget. Akhirnya kami ingin membuktikannya.Kami datang jam 3 sore, sempat nyasar maklum baru pertama kali datang, jadi gak afdol kalo gak nyasar dulu, tempatnya ini di depan SMA Kolesse, pas kami datang memang banyak orang duduk2, kami sudah mengira akan antri dan susah dapat parkiran, setelah kami lihat daftar menunya dan menuliskan pesanan kami di sebuah kertas lengkap dengan nama pemesan, mas2nya bilang 'ini antri lho bu' lalu saya jawab 'iya gak apa2 mas, berapa lama antrinya 1 jam?' trus masnya jawab 'lebih bu, mungkin 2 jam' seketika kami kaget dan lemas, tapi tanpa menyurutkan niat kami untuk mencicipi lekker legendaris ini, akhirnya kami taruh juga kertas pesanan kami di antara tumpukan kertas lain. Karena sudah ashar kami memutuskan untuk mencari masjid untuk sholat, kami menuju masjid Agung Semarang yang katanya di pelatarannya ada payung yang bisa buka tutup kayak di masjid Nabawi Madinah, aaahhh jadi kangen Masjid Nabawi.
Berbekal google map di hape kami berhasil sampai di masjid Agung, woooww masjidnya luas banget, bagus banget ornamentnya, dari depan kami sudah bisa melihat kemegahan masjid ini, kami pun langsung masuk masjid dan tak lupa foto2, sambil mengucap Subhanallah atas kebesaran Allah SWT. Setelah bergantian sholat kami menuju menara masjid yang katanya kita bisa naik sampai lantai 19 dan melihat kota Semarang secara keseluruhan. Walaupun sudah sore dan menurut kami tanggung sudah sampai disini kalau tidak naik, akhirnya kami masuk ke menara untuk bertanya, ternyata tutupnya sampai jam 5 sore kami memutuskan untuk naik, setelah beli tiket sehatga 7ribu per orang, dan berdoa semoga anak2 gak takut ketinggian. Kami masuk ke lift dan langsung menuju lantai 19, di dalam lift ada penjaganya yang menjelaskan sejarah menara masjid Agung ini, di lantai berapa gitu ada museum juga, tapi sudah tutup jam 4 sore. 
Sampai juga kami di lantai 19, di sambut dengan angin sore yang kenceng banget, anak2 malah antusias banget terutama mas Zayo yang lari2an kesana kemari, di sini juga ada teleskop untuk melihat kota Semarang secara jelas dengan cara memasukkan koin uang 1000an (kalau gak punya ada petugas penukaran uang di atas). Setelah kurang lebih 20 menit kami di atas dan foto2 tentunya, karena angin makin kenceng takut masuk angin kalau lama2 dan kami juga mau ambil pesanan lekker, maka kami secepatnya turun ke bawah, sampai bawah kaki gemeter sodara2. hahahhaa...
Masjid Agung dari gerbang depan
Sayang kurang di rawat, banyak rumput liarnya
Kereeennn
Adek bobo

Adek gaya bangun bobo

Menara Masjid Agung

Mimbarnya
Lampunya



Indahnya kota Semarang

Sampai tempat Lekker Paimo, ternyata pesanan kami belum jadi sodara2, padahal udah 2 jam lebih lhooo... kami pesan tuna mozarella, tuna pedas banget, pisang coklat kacang, dan coklat keju, setelah menunggu beberapa menit akhirnya pesanan kami datang, wooowww mozarellanya lumer tumpah ruah, dan pedasnya membakar lidah, pokoknya gak salah kalau sampe antri berjam2, ternyata lekker ini enak dan nagih, untuk keju coklatnya juga endeess banget, kami juga masih bungkus untuk cemilan malam di hotel.. hehhehe.. Jadi Lekker Paimo ini dulu yang pernah saya lihat pernah di liput acara Tuku jalan2, mungkin ini juga yang bikin jadi ruamee buaangeeettt...
oh iya saran kami sih dateng pas mendekati tutup jam setengah 6 karena gak antri dan langsung di bikinin. Untuk harga termasuk murah kok, jadi tenang aja gak bikin kantong bolong kok. 

Mozarellanya tumpah ruah
Ayah sumringah banget makannya
Tuna pedas banget
Lekker Pisang keju kacang
Daftar harganya
Ini tempat jualannya
Yang antri buanyaakkk
Cara bikinnya